Bagikan:

JAKARTA - Petinggi Kepolisian Malaysia mengatakan pihaknya sedang menyelidiki dugaan konspirasi upaya menyabotase stabilitas nasional dan penggulingan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim.

Reuters melaporkan Jumat 27 Februari, Inspektur Jenderal Polisi Mohd Khalid Ismail mengatakan dugaan konspirasi menggulingkan Pemerintah Malaysia melibatkan tokoh berpengaruh lokal dan satu lembaga media internasional.

Meski demikian, Ismail dalam pernyataannya tidak menyebutkan nama sosok yang dimaksud atau lembaga media tersebut.

Katanya, penyelidikan terkait dugaan ini dilakukan berdasarkan undang-undang yang melarang per undermining demokrasi parlementer, sebuah pelanggaran yang dapat dikenai hukuman penjara maksimal 20 tahun jika terbukti bersalah.

Hingga saat ini Kepolisian Malaysia belum merilis detail tentang dugaan konspirasi tersebut.