JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Oman Badr Albusaidi dijadwalkan bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance dan pejabat AS lainnya di Washington pada Jumat guna membahas pencegahan perang dengan Iran, menurut laporkan dari saluran TV MS Now.
Menyusul perundingan pada Kamis, Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan Iran dan AS dapat mengadakan putaran negosiasi baru dalam waktu seminggu, dan delegasi tersebut dijadwalkan akan memulai konsultasi teknis di Wina pada 2 Maret di Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Dilansir ANTARA dari Sputnik, Jumat, 27 Februari, Iran dan AS telah mengadakan tiga putaran perundingan terkait isu nuklir Iran. Delegasi Iran dipimpin oleh Araghchi, sementara delegasi AS dipimpin oleh utusan khusus Steve Witkoff. Saat ini, kedua pihak tengah menyusun proposal untuk kemungkinan kesepakatan.
Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan "armada besar" tengah menuju Iran. Dia berharap Teheran akan setuju untuk bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang "adil dan setara".
BACA JUGA:
Trump mengingatkan pada Juni 2025, AS telah menyerang fasilitas nuklir Iran sebagai bagian dari Operasi Midnight Hammer.
Dia mengatakan serangan berikutnya akan jauh lebih buruk, sehingga menyerukan agar hal itu tidak dibiarkan terjadi.