Bagikan:

JAKARTA - Korban tewas akibat banjir dan longsor yang melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil, bertambah menjadi 30 orang.

Sekretariat Pertahanan dan Perlindungan Sipil (SEDEC) mencatat kenaikan signifikan dari laporan sebelumnya yang berjumlah 23 korban jiwa.

Sementara itu, 47 orang lainnya dilaporkan masih hilang akibat bencana ini.

Sebagian besar korban tewas diakibatkan oleh tanah longsor yang menghancurkan sejumlah rumah di Kota Juiz de Fora.

Upaya pencarian korban masih terus dilakukan, sementara sejumlah besar warga masih terjebak di rumah-rumah yang terendam banjir.

Badan cuaca setempat memperkirakan hujan akan terus mengguyur wilayah itu hingga Jumat.

Februari menjadi bulan terbasah dalam sejarah di Kota Juiz de Fora dengan curah hujan mencapai 584 milimeter, dua kali lipat rata-rata bulanan.

Hujan deras mulai mengguyur pada Senin dan berlanjut sepanjang malam.

Saat ketinggian air naik pada Selasa dini hari, Wali Kota Juiz de Fora, Margarida Salomao, menyatakan keadaan darurat. Langkah itu diambil agar pendanaan dan sumber daya federal segera turun.

"Situasinya sangat serius," kata Salomao , seraya menegaskan pemerintah terus berusaha menyelamatkan mereka yang terjebak banjir.