JAKARTA - Kemampuan rudal Iran adalah garis merah dan bukan subjek yang dapat dinegosiasikan, kata seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran pada Hari Rabu, ketika Tehran dan Washington mengincar putaran pembicaraan baru untuk mencegah konflik.
Para diplomat Amerika Serikat dan Iran mengadakan pembicaraan tidak langsung pekan lalu di Oman, di tengah peningkatan kekuatan angkatan laut regional oleh AS yang mengancam Iran.
"Kemampuan rudal Republik Islam tidak dapat dinegosiasikan," kata Ali Shamkhani menurut media pemerintah saat tampil dalam pawai memperingati ulang tahun ke-47 Revolusi 1979, melansir Anadolu (11/2).
Washington telah lama berupaya memperluas pembicaraan tentang kemampuan nuklir Iran untuk mencakup program rudalnya juga.
D sisi lain,Iran telah mengatakan siap untuk membahas pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi, tetapi telah berulang kali menolak untuk menghubungkan masalah ini dengan pertanyaan lain termasuk rudal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diperkirakan akan menggunakan pertemuan dengan Trump di Washington pada Hari Rabu untuk mendorong agar kesepakatan AS-Iran mencakup pembatasan rudal Teheran.
BACA JUGA:
Kemarin, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan program rudal Teheran tidak pernah menjadi bagian dari agenda pembicaraan.