BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pembangunan ekonomi nasional saat bertemu lima pengusaha nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Februari malam.
Sekretaris Kabinet Teddy I Wijaya mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara Kepala Negara dan pelaku usaha untuk memperkuat sinergi nasional dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
“Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi,” ujar Teddy dalam keterangan di Jakarta, Antara, Rabu, 11 Februari.
Pertemuan berlangsung lebih dari 4,5 jam, mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB. Dalam diskusi tersebut, para pengusaha yang hadir menyatakan kesamaan pandangan dan komitmen kuat untuk mendukung agenda besar pemerintahan.
Dukungan itu diwujudkan melalui keterlibatan aktif dunia usaha pada sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta penguatan fondasi pembangunan nasional.
“Para pengusaha yang hadir senada seirama menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi pemerintah dalam sektor paling strategis, yaitu pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan, serta kedaulatan pangan dan energi,” kata Teddy.
BACA JUGA:
Lebih lanjut, ia menyampaikan Prabowo juga mengajak dunia usaha untuk mengambil peran aktif bersama pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Pertemuan tersebut mencerminkan arah kepemimpinan Prabowo yang menempatkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha sebagai kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.