Bagikan:

JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai pamer prestasi pemerintah ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Pigai menyebut, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil memecahkan rekor dengan menjabat sebagai Presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hal itu disampaikan Pigai dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR yang membahas program kerja dan anggaran KemenHAM 2026 di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 2 Februari.

"Berbagai prestasi kita, yang kita kami bisa menyampaikan secara singkat cukup banyak. Tapi satu aja yang ingin saya sampaikan, 80 tahun Indonesia merdeka, Republik Indonesia merdeka, begitu banyak presiden, baru Prabowo Subianto, presiden Republik Indonesia pertama kali memimpin lembaga multilateral dunia yakni Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa," ujar Natalius Pigai.

"Baru pertama pecah rekor memimpin dunia ini baru pertama, Asia Pasifik saja tidak pernah memimpin baru pertama. Lembaga PBB lagi Pak," sambung mantan aktivis HAM itu.

Pigai menuturkan, keberhasilan ini merupakan kerja keras dari Kementerian Hak Asasi manusia yang didukung oleh komisi XIII DPR RI. Dengan capaian hari ini, Pigai meyakini bahwa 50 tahun mendatang Indonesia akan menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB.

"Saya kira itu salah satu prestasi, kalau ada yang mau menyaingi nanti kita liat, 50 tahun lagi apakah kita akan menjadi Sekjen PBB enggak? Karena hari ini yang kita raih adalah di bawah nomer dua di bawah Sekjen PBB," katanya.

"Karena itu, kalau ada yang bilang ya saya sendiri bangga kementerian HAM bisa menghadirkan sebuah prestasi yang prestisius, di tengah kementerian yang baru," imbuh Pigai.