JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pati Sudewa alias Sudewo terkait pengisian sejumlah jabatan perangkat desa. Dugaannya terjadi pemberian uang dari sejumlah pihak untuk menduduki jabatan Kepala Urusan (Kaur) hingga Sekretaris Desa (Sekdes).
“(Suap, red) terkait pengisian kaur, kasi ataupun sekdes,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 20 Januari.
Sudewo kekinian berada dalam perjalanan bersama tim komisi antirasuah menuju gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Total ada delapan orang dibawa ke Jakarta menggunakan penerbangan komersil yang berangkat sekitar pukul 08.00 WIB.
Adapun Sudewo sempat menjalani pemeriksaan di Polres Kudus, Jawa Tengah sebelum dibawa ke Jakarta.
BACA JUGA:
Selain OTT di wilayah Pati, Jawa Tengah, KPK juga menggelar operasi senyap di wilayah Madiun, Jawa Timur. Sembilan orang sudah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut, di antaranya Wali Kota Madiun Maidi.
Dugaannya terjadi suap proyek dan CSR di Kota Madiun. Sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka melalui forum ekspose atau gelar perkara dan akan disampaikan melalui konferensi pers.