Bagikan:

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Hari Rabu menyambut baik kemajuan dalam "aspek praktis untuk mengamankan pengakhiran perang yang adil dan langgeng di Ukraina," setelah pertemuan "Coalition of the Willing" di Paris.

Sekjen Rutte memuji AS atas upayanya "untuk mengejar perdamaian dan komitmen sekutu untuk berkontribusi pada jaminan keamanan," kata NATO dalam sebuah pernyataan.

"Sambil menyoroti dukungan berharga yang telah diberikan Sekutu dan mitra kepada Ukraina, ia juga mendesak kontribusi berkelanjutan, mencatat kebutuhan terus-menerus yang dihadapi Ukraina saat terus mempertahankan diri dari serangan Rusia," tambah pernyataan itu, dilansir dari Anadolu (7/1).

Pertemuan yang diselenggarakan bersama oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Hari Selasa itu berfokus pada jaminan keamanan dan dukungan untuk Ukraina, mempertemukan para pemimpin dan pejabat senior dari 35 negara, NATO, Uni Eropa dan Ukraina.

Di Paris, Washington dan sekutu-sekutu Eropanya sepakat untuk membentuk mekanisme pemantauan gencatan senjata untuk Ukraina di bawah kepemimpinan AS, sebagai bagian dari kerangka kerja jaminan keamanan yang lebih luas yang bertujuan untuk memastikan perdamaian yang langgeng.