Bagikan:

JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menggelar apel pasukan kebersihan secara serentak di lima kota administrasi. Apel ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan sampah, terutama setelah rangkaian kegiatan Malam Tahun Baru 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Perayaan malam pergantian tahun mengusung tema Jakarta Global City: From Jakarta with Love. Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama lintas agama serta penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Apel pasukan menandai dimulainya operasi kebersihan terpadu yang melibatkan seluruh unsur kebersihan di Jakarta. Fokus pengamanan kebersihan diarahkan ke titik-titik utama kegiatan dan lokasi keramaian publik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, sebanyak 3.845 personel kebersihan disiagakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan malam tahun baru.

Personel tersebut berasal dari Suku Dinas Lingkungan Hidup di lima kota administrasi, Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA), Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST), hingga Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.

"Petugas akan bekerja secara simultan di titik-titik strategis dengan sistem kerja berlapis agar penanganan sampah bisa dilakukan cepat dan efektif," kata Asep kepada wartawan, Kamis, 31 Desember.

Selain personel, DLH DKI Jakarta juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung operasi kebersihan. Sejumlah armada dan perlengkapan dikerahkan untuk mempercepat pengangkutan dan pembersihan sampah pasca acara.

Asep menyebut, fasilitas yang disiapkan meliputi truk typer, mobil lintas, road sweeper, bus toilet, dust bin, serta ribuan peralatan kebersihan seperti kantong plastik, sapu lidi, dan pengki.

DLH menargetkan seluruh area kegiatan sudah kembali bersih sebelum subuh. Menurut Asep, koordinasi petugas di lapangan serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan Jakarta selama dan setelah perayaan malam tahun baru.

"Seluruh sarana prasarana ini kami siapkan agar penanganan sampah berjalan efektif dan tidak menumpuk hingga keesokan hari, sekaligus memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya," tutur Asep.