Bagikan:

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) mengatakan tidak akan terburu-buru mencari pengganti mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang sudah mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan Syura.

“Kami tidak terburu-buru untuk harus mencari pengganti beliau,” ujar Ketua DPP PKB Luluk Nur Hamidah dilansir ANTARA, Rabu, 24 Desember.

Menurut Luluk, DPP PKB tidak terburu-buru dikarenakan organisasi tetap berjalan seperti biasanya, meskipun Ma’ruf Amin sudah mundur.

Terlebih, kata dia, kerja-kerja partai dilakukan oleh seluruh pengurus DPP PKB sesuai dengan bidang masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPP PKB Daniel Johan memperkirakan proses penggantian Ketua Dewan Syura akan melibatkan para kiai.

“Selama ini berdasarkan rembug para kiai sepuh,” katanya menjelaskan.

Sebelumnya, pada 23 Desember 2025, Juru Bicara Ma’ruf Amin sekaligus Ketua MUI Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digital Masduki Baidlowi mengatakan mantan Wapres tersebut mundur dari posisi Ketua Dewan Pertimbangan MUI, serta Ketua Dewan Syura DPP PKB.

Adapun surat pengunduran diri kepada Ketua Umum MUI Anwar Iskandar ditujukan pada 28 November 2025.

“Sudah saatnya saya untuk istirahat dan mengundurkan diri dari kepengurusan MUI, demi regenerasi tugas dan tanggung jawab kepada tokoh lain yang lebih muda dan kompeten,” kata Ma’ruf dalam surat tersebut.

Pada 24 Desember 2025, Ketua Bidang Komunikasi Informasi Teknologi DPP PKB Ahmad Iman Sukri mengonfirmasi Ma’ruf Amin sudah mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan Syura sejak lama.

“Soal Kiai Ma’ruf Amin mengundurkan diri, sudah lama,” ujar Iman saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan Ma’ruf Amin sudah menyampaikan pengunduran diri kepada Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, yakni terkait uzlah atau pengasingan diri untuk memusatkan perhatian pada ibadah kepada Allah SWT.