Bagikan:

JAKARTA - Koperasi untuk para mitra ojek online (ojol) bernama Koperasi Konsumen Ojol Merah Putih (KKO MP) resmi dilaunching pada hari ini, Sabtu 20 Desember 2025 dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para ojol beserta keluarganya.

Ketua KKO MP Irjen Pol purnawirawan Mudji Waluyo mengatakan, pembentukan koperasi ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol, khususnya dalam menunjang kehidupan keluarga mereka.

"Pastinya kooperasi ini punya maksud dan tujuan. Tujuan pokoknya adalah meningkatkan kesejahteraan ojol dalam arti keluarga," kata Mudji dalam keteranganya kepada wartawan, di gedung Inkopool, Jakarta Pusat, Sabtu 20 Desember 2025.

Menurutnya, KKO MP saat ini menyasar titik di Jakarta dan melebar ke Jabodetabek. Awal launching, peserta yang mendaftar sudah mencapai 100 driver ojol.

"Anggota ojol yang terdaftar di Garda dan TKAP itu ribuan, tapi kooperasi ini baru terbentuk hari ini dan hari ini sudah terdaftar awal 100 orang," ucapnya.

Mantan Kapolda Sulawesi Utara (Sulsel) menegaskan, koperasi ini bukanlah koperasi bodong. Pasalnya, seluruh aspek dalam koperasi ini sudah memiliki landasan hukum.

"Saya mantan Kapolda, ini mantan kapolda, ini mantan pejabat di Mabes Polri. Kita berpikir dari aspek legalitas formal. Kita sudah mendapatkan surat keputusan KUM HAM," ujarnya.

"Kita juga sudah terdaftar di Haki untuk logonya, kita sudah mendapatkan NIB, kita sudah mendapatkan nomor pokok wajib pajak dan terdaftar semua secara aspek legalitas formal, sah dan dapat berdiri operasional se wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," sambungnya.

Dia menyebut, mantan Kapolri, Jenderal purn Timur Pradopo ikut menjadi Dewan Pembina di KKO MP. Staf ahli sendiri juga dipegang oleh eks polisi yakni Brigjen Pol Sriyono Heru Purnomo.

"Saya yakinkan, saya jaminan dengan para pengurus, ini tidak kooperasi abal-abal. Real, terukur," pungkasnya.