JAKARTA - Kota-kota besar di Sudan, termasuk ibu kota Khartoum dan Port Sudan, gelap gulita pada Kamis 18 Desember.
Pejabat listrik negara setempat mengatakan pesawat tak berawak alias drone pasukan pendukung cepat (RSF) paramiliter berada di balik situasi ini.
"Dua anggota tentara pertahanan sipil tewas saat mencoba memadamkan api yang meletus setelah serangan pesawat tak berawak pertama oleh milisi," katanya Kamis 18 Desember, dikutip dari AFP.
Pejabat itu menambahkan, petugas penyelamat terkena serangan drone kedua dan sedang dirawat karena luka-luka.
Keadaan gelap gulita di kota-kota besar di Sudan terjadi setelah drone mematikan menargetkan pembangkit listrik utama di timur Sudan.
Saksi mata melaporkan melihat kobaran api dan asap mengepul di kota Atbara di Negara Bagian Sungai Nil, yang dikendalikan oleh tentara rival pasukan RSF paramiliter dalam perang saudara yang masih berkecamuk di negara tersebut.