JAKARTA - TNI Angkatan Laut mendistribusikan bantuan logistik bagi korban bencana ke sejumlah wilayah terpencil di Aceh dan Sumatera melalui jalur udara. Langkah ini dilakukan karena sejumlah akses darat menuju lokasi bencana masih mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, TNI AL mengerahkan satu unit pesawat angkut ringan NC 212-200 Aviocar bernomor registrasi U-6211 dari Lanud Sutan Iskandar Muda, Aceh, pada Minggu kemarin.
Pesawat tersebut membawa bantuan logistik seberat 500 kilogram menuju Bandara Blangkejeren, Aceh. Setibanya di lokasi, personel TNI AL bergerak cepat menyalurkan bantuan ke sejumlah titik terdampak bencana.
Pada waktu bersamaan, TNI AL juga mengerahkan Helikopter AS 565 MBe Panther (HS-1310) untuk mendistribusikan bantuan logistik ke daerah terpencil di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
“Helikopter Panther ini menyasar dua lokasi berbeda yang membutuhkan akses cepat dan efisien, yakni Desa Bateh Somuik dan Desa Maligi, Kecamatan Sasak,” kata Tunggul di Jakarta, Antara, Senin, 15 Desember.
Di masing-masing lokasi tersebut, TNI AL menyalurkan bantuan logistik seberat 400 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
BACA JUGA:
Tunggul menegaskan, keterlibatan TNI AL merupakan bentuk dukungan nyata dalam proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Seluruh personel dan alat utama sistem senjata yang dikerahkan, kata dia, akan terus dioptimalkan untuk memberikan layanan terbaik kepada para korban bencana.