JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 18 RT di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir pesisir atau rob dengan ketinggian air antara 10 hingga 40 sentimeter.
Di Kepulauan Seribu, rob melanda 10 RT di Kelurahan Pulau Harapan dengan ketinggian air 10 sentimeter dan 3 RT di Kelurahan Pulau Pari dengan ketinggian mencapai 20 sentimeter.
Sementara di Jakarta Utara, rob terjadi pada 3 RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter dan 2 RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter.
Selain itu, Jalan Pesing Poglar Kelurahan Kedaung Kali Angke juga masih terendam banjir setinggi 20 sentimeter akibat rob dan curah hujan tinggi.
"Per pukul 16.00 WIB, BPBD mencatat saat ini terdapat 18 RT dan 1 ruas jalan tergenang. Situasi saat ini masih dalam penanganan,": kata Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta M. Yohan dalam keterangannya, Kamis, 4 Desember.
BPBD meminta masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan pesisir Jakarta, untuk mewaspadai potensi puncak banjir pesisir atau rob yang terjadi pada 5 Desember 2025.
"Rob diprediksi terjadi pada 4-6 Desember 2025 dengan waktu puncak 5 Desember pukul 09.00 WIB. Untuk warga di wilayah pesisir Jakarta diimbau waspada terhadap peningkatan muka air laut," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji.
Isnawa menguraikan, terdapat 6 wilayah yang dipetakan paling terdampak banjir rob, yakni kawasan Kamai, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, RE Martadinata, dan Blencong Marunda.
"Warga di enam wilayah ini diimbau meningkatkan kewaspadaan dan pantau terus informasi dari kanal informasi resmi," ucap Isnawa.
Adapun kanal informasi genangan dan banjir yang dikelola Pemprov DKI di antaraya situs pantaubanjir.jakarta.go.id, aplikasi JAKI, dan media sosial BPBD DKI Jakarta.
Isnawa mengungkapkan, potensi rob pekan ini dihimpun dari informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang peringatan dini banjir rob. Berdasarkan informasi BMKG, potensi banjir rob kali ini disebabkan adanya fenomena bulan purnama dan perigee (supermoon).