JAKARTA - Jumlah korban tewas akibat banjir besar di wilayah selatan Thailand terus bertambah. Hingga Sabtu 29 November, total korban meninggal mencapai 162 orang. Provinsi Songkhla menjadi daerah paling terdampak setelah melaporkan 126 korban jiwa.
Provinsi lain yang turut mencatatkan korban tewas meliputi Nakhon Si Thammarat (sembilan), Pattani (tujuh), Satun (lima), Yala (lima), Phatthalung (empat), Narathiwat (empat), dan Trang (dua).
Dikutip dari National Thailand, Minggu, 30 November, juru bicara pemerintah Thailand, Siripong Angkasakulkiat menjelaskan, kondisi cuaca saat ini mulai membaik dan intensitas hujan menurun.
Apabila situasi ini berlanjut, otoritas setempat diperkirakan mampu menguras sisa genangan banjir dalam tiga hingga lima hari.
BACA JUGA:
Pemerintah juga meminta otoritas air minum provinsi untuk mempercepat pemulihan suplai air bersih. Sementara itu, pasokan listrik sudah pulih lebih dari 80%. Masih ada sekitar 20.000 rumah yang belum mendapatkan listrik karena proses pemeriksaan keamanan instalasi listrik masih berlangsung.
Pemerintah daerah saat ini mulai melakukan pembersihan besar-besaran dengan menyediakan titik pengumpulan sampah agar warga dapat mudah membuang puing-puing pascabanjir.