Bagikan:

JAKARTA - Maskapai yang menangguhkan penerbangan ke Venezuela karena peningkatan militer AS di wilayah Amerika Latin memiliki waktu 48 jam untuk melanjutkan penerbangan atau kehilangan hak pendaratan.

Hal itu ditehaskan seorang sumber Kementerian Perhubungan Venezuela kepada AFP pada Rabu WIB.

Pemerintah Venezuela telah bertemu dengan pejabat maskapai yang menangguhkan penerbangan ke negara mereka pada Senin waktu setempat. 

Dalam pertemuan itu, sumber itu mengaku Venzuela menyampaikan ultimatum tersebut. 

Setidaknya tujuh maskapai menghentikan penerbangannya selama akhir pekan kemarin, merujuk pada peringatan dari regulator AS tentang peningkatan aktivitas militer AS di dekat kawasan teritorial Venezuela.

Pemerintah Donald Trump diketahui mengumpulkan banyak armada kapal perangnya dan telah menyerang kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di perairan Amerika Latin.

Penumpukan kapal perang AS dan serangan-serangan di perairan Amerika Latin itu diduga upya intervensi AS ke Venezuela.