Bagikan:

JAKARTA - Terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta diketahui berinisial MNFH seorang pelajar kelas XII sekolah tersebut.

Menurut sumber VOI, MNF juga aktif Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Jakarta Utara dengan status anggota aktif.

Berdasarkan catatannya, MNF tergabung dalam kwartir ranting Kelapa Gading, gugus depan SMAN 72 Jakarta. Status golongan MNFH sebagai penegak.

"NTA: 10.02.06.319.1.0478. Golongan: Penegak, Gugus Depan: SMAN 72 JAKARTA, Kwartir Ranting: Kelapa Gading, Status: Anggota Aktif," begitu tulisan yang tertera dalam tangkap layar, yang diterima VOI, Minggu, 9 November.

Detasemen Khusus (Densus) 88 turun tangan dalam penanganan ledakan di SMAN 72 Jakarta yang berada di dalam Komplek TNI AL, Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Total korban akibat ledakan mencapai 96 orang. Hingga kini Densus 88 menelusuri keterkaitan terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta dengan jaringan teror lainnya.

"Pihak Densus 88 menganalisa terkait tentang apakah ini ada kaitan dengan pelaku-pelaku aksi teror lainnya. Termasuk bagaimana motif, itu adalah kewenangan dari Densus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Minggu, 9 November.

Kendati demikian, Polda Metro Jaya belum dapat membeberkan barang bukti serbuk yang diamankan dari rumah terduga pelaku.

"Nanti kita sampaikan secara lengkap oleh Puslabfor. Karena memang secara scientific investigation, pelaksanaan pengolahan barang bukti ini adalah kewenangan di puslabfor. Nanti mereka yang memilik keahlian di dalam hal ini," ujarnya.