JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani ungkapkan pemerintah bersama Danantara akan mengkaji terkait rencana menuntikkan dana public service obligation (PSO) yang berasal dari APBN untuk membiayai operasional kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh ke depannya.
Hal tersebut disampaikan Rosan usai mengikuti rapat terbatas (ratas) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 5 November.
Rosan juga menyebut, jika hal tersebut dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto dalam ratas. Rapat tersebut dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Terkait skema penggunaan dana PSO tersebut, Rosan belum dapat menjelaskannya lebih rinci.