JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menegaskan negaranya berkomitmennya kepada Kazakhstan terkait pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di negara tersebut.
"Rusia merupakan salah satu mitra dagang utama Kazakhstan, investor terbesar dalam perekonomian Kazakhstan. Banyak perhatian diberikan untuk membantu penyediaan ketahanan energi melalui proyek-proyek gabungan pembangkit listrik termal dan hidro," kata Lavrov dalam konferensi pers setelah bertemu Menlu Kazakhstan, Ermek Kosherbaev, Rabu 22 Oktober, dikutip dari Tass.
Lavrov mengatakan komitmennya ini menindaklanjuti pertemuan Rusia-Kazakhstan yang digelar pada Juni 2025.
Dalam pertemuan itu, delegasi kedua negara sepakat menunjuk perusahaan Rusia, Rosatom, untuk memimpin konsorsium internasional pembangunan PLTN pertama di Kazakhstan.
"Saya menegaskan kepada rekan saya kesiapan kami untuk melaksanakan dengan itikad baik semua kewajiban kami di bidang ini, tepat waktu dan sepenuhnya," kata diplomat tinggi Rusia tersebut.
"Otoritas terkait saat ini sedang mengkaji parameter teknis dan keuangan, serta detail hukum," sambungnya.