JAKARTA - Wanita lansia berinisial ES (73) korban ledakan tabung gas 12 Kg milik Pertamina akhirnya meregang nyawa setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Korban warga Komplek Taman Palem Lestari Blok A27, No.37, RT 13/16, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat dilaporkan tewas pada Senin kemarin, 20 Oktober 2025.
Sebelumnya korban alami luka bakar sekitar 55 persen akibat ledakan tabung gas di rumahnya pada Rabu 18 Oktober 2025.
Kapolsek Cengkareng Kompol Fernando Saharta Saragi membenarkan adanya informasi tersebut.
"Ya benar, korban ES meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Luka bakar yang diderita mencapai sekitar 55 persen," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, 22 Oktober 2025.
Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa dan mendatangi rumah duka sebagai bentuk empati dan kepedulian.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ucapnya.
BACA JUGA:
Sebelumnya diberitakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan unit Reskrim Polsek Cengkareng terkait ledakan di rumah warga Komplek Taman Palem Lestari, Blok A27, Nomor 37, RT 13/16, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, ternyata ada 6 rumah yang terdampak kerusakan.
Kapolsek Cengkareng Kompol Fernando Saharta Saragi mengatakan, ledakan tabung gas itu diduga kuat terjadi karena adanya kebocoran gas dari regulator tabung elpiji berukuran 12 kilogram yang terpasang di dapur rumah milik ES (73).
Peristiwa ledakan itu terjadi saat korban hendak menyalakan kompor untuk memasak, tiba-tiba ledakan langsung terjadi.
"Jadi korban ingin menyalakan kompor untuk masak. Saat itu terjadi ledakan," kata Fernando saat dikonfirmasi, Kamis, 16 Oktober 2025.
Dari hasil olah TKP awal, sambungnya, diduga ada kebocoran dari instalasi pemasangan gas 12 Kg milik Pertamina.
"Karena regulator dan pipa diketahui longgar dan hanya diikat oleh korban," katanya.
Berdasarkan pengakuan korban kepada polisi, tabung gas tersebut baru dipasang sekitar satu minggu sebelumnya.
Diduga, pemasangan yang tidak rapat menyebabkan gas bocor dan menumpuk di sekitar dapur hingga akhirnya terpicu api saat korban mencoba menyalakan kompor.
Ledakan juga menyebabkan kerusakan cukup parah. Total ada enam rumah yang terdampak, termasuk rumah korban utama dan satu unit mobil yang terparkir di sekitar lokasi.