JAKARTA - Seorang ibu rumah tangga mengalami sejumlah luka akibat ledakan tabung gas elpiji (LPG) 12 kg merek "Bright Gas" warna merah marun milik Pertamina yang terjadi di Jalan Wijaya Kusuma 2, Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin, 21 Juli 2025, siang.
Korban luka mengalami luka bakar hingga harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit.
Sementara satu bangunan rumah terlihat hancur akibat ledakan tersebut. Tiga rumah lainnya juga rusak terkena dampak ledakan.
Menurut keterangan Riski, warga sekitar, sebelum terjadi ledakan sempat tercium aroma kebocoran gas.
Belum sempat dievakuasi, gas bocor tersebut langsung memicu ledakan dan menghancurkan satu rumah dan beberapa bangunan lainnya terdampak.
BACA JUGA:
"Tadi tiba-tiba ada ledakan gede, makanya sempat kaget juga. Dari subuh sudah bau gas, mungkin kebetulan yang punya kontrakan lagi nyalain kompor jadi langsung ada ledakan. Soalnya gak ada ventilasi keluar," ujarnya kepada wartawan.
Riski mengatakan, korban merupakan wanita dengan usia sekitar 50 tahun. Korban diduga tengah memasak di dapur.
"Korban 1 ibu-ibu kebetulan sudah dibawa ke IGD. Kurang lebih 3 sampai 4 bangunan yang kena (rusak)," ujarnya.
Kejadian ledakan tabung gas elpiji (LPG) 12 kg merek "Bright Gas" warna merah marun milik Pertamina itu membuat gempar warga Malaka Sari, Duren Sawit.
"Warga langsung panik semua, keras ledakannya," katanya.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Duren Sawit guna mengetahui penyebab utama ledakan.