JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan membuka Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di malam hari mulai hari ini. Untuk saat ini, Ragunan dibuka hanya pada Sabtu setiap pekan pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.
Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang menjelaskan, tidak semua hewan bisa dikunjungi saat operasional malam hari.
"Hanya empat jenis satwa yang dibuka untuk kunjungan malam, yaitu mamalia kecil, harimau Sumatra, reptil (terarium), dan kuda nil," kata Wahyudi kepada wartawan, Sabtu, 11 Oktober.
Satwa diurnal atau yang aktif di siang hari tak boleh dikunjungi saat pembukaan Ragunan malam hari. Satwa jenis ini harus beristirahat di malam hari, sehingga area mereka ditutup saat malam.
Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan atraksi pemberian makan sejumlah hewan, yakni mamalia kecil, kuda nil, harimau Sumatra, pelikan, dan reptil (ular) di area terarium.
Jadwal atraksi dilakukan pada jam yang berbeda-beda sesuai mekanisme yang telah ditentukan.
Selain itu, pengelola Ragunan juga menyediakan kendaraan operasional berupa electric car atau buggy car. Tarif sewanya Rp250.000 per jam berkapasitas 5 orang dengan rute melihat satwa yang sudah ditentukan.
"Pengunjung tidak wajib menggunakan kendaraan operasional untuk melihat satwa yang ditentukan. Namun jika memilih berjalan kaki, perlu diperhatikan bahwa jarak antar kandang cukup jauh dari akses masuk," ungkap Wahyudi.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, dalam pembukaan kebun binatang di selatan Jakarta pada malam hari ini, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berolahraga, atau berekreasi bersama.
"Diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan malam hari. Juga dibuka untuk orang bisa berolahraga di Ragunan. Karena fasilitas olahraga di Ragunan itu kan termasuk yang paling lengkap. Kalau yang mau pacaran di Ragunan juga silakan. Pacaran baik-baik, ya," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 9 Oktober.