JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyambut baik kesepakatan tahap pertama rencana Presiden AS Donald Trump untuk Gaza. Starme mendesak agar rencana tersebut segera diimplementasikan sepenuhnya tanpa penundaan.
Israel dan Hamas mengatakan mereka telah menyetujui gencatan senjata dan kesepakatan penyanderaan yang telah lama ditunggu-tunggu, tahap pertama dari rencana Trump untuk mengakhiri perang di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 67.000 orang dan mengubah Timur Tengah.
"Saya menyambut baik berita bahwa kesepakatan telah dicapai pada tahap pertama rencana perdamaian Presiden Trump untuk Gaza," kata Starmer dilansir Reuters, Kamis, 9 Oktober.
"Perjanjian ini sekarang harus dilaksanakan sepenuhnya, tanpa penundaan, dan disertai dengan pencabutan segera semua pembatasan bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan jiwa ke Gaza,” sambungnya.
Starmer mengatakan ini akan menjadi momen yang sangat melegakan, terutama bagi para sandera, keluarga mereka, dan penduduk sipil Gaza.
PM Inggris juga berterima kasih kepada Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki atas upaya diplomatik mereka yang "tak kenal lelah".
"Kami menyerukan semua pihak untuk memenuhi komitmen yang telah mereka buat, untuk mengakhiri perang, dan untuk membangun fondasi bagi akhir konflik yang adil dan langgeng serta jalan berkelanjutan menuju perdamaian jangka panjang," kata Starmer.
"Inggris akan mendukung langkah-langkah penting dan mendesak ini serta tahap perundingan selanjutnya untuk memastikan implementasi penuh rencana perdamaian,” sambungnya.