Bagikan:

YOGYAKARTA - Nama Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro bukanlah sosok asing di dunia bisnis Indonesia. Ia dikenal luas sebagai pengusaha sukses dengan portofolio bisnis yang mencakup sektor energi, properti, perhotelan, hingga pasar modal. Namun, di luar kiprahnya sebagai pengusaha, Happy juga dikenal publik karena merupakan suami dari Ketua DPR RI, Puan Maharani

Happy Hapsoro diketahui jarang muncul di depan publik. Kehidupannya cenderung tertutup, baik di media maupun di dunia maya. Meski begitu, rekam jejak bisnisnya menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu investor handal yang mampu membaca peluang dan menanamkan modal di berbagai sektor strategis.

Profil Hapsoro Sukmonohadi

Hapsoro Sukmonohadi lahir dan tumbuh dalam keluarga pengusaha. Ayahnya, Bambang Sukmonohadi, merupakan pebisnis properti dan jasa forwarding. Lingkungan keluarga inilah yang membentuk minat Happy dalam dunia bisnis sejak muda.

Kehidupan pribadinya mulai menjadi sorotan publik setelah ia menikah dengan Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi pada tahun 1998, sekitar sebulan sebelum runtuhnya era Orde Baru. Pernikahan mereka berlangsung di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan.

Dari pernikahannya dengan Puan Maharani, Happy Hapsoro dikaruniai dua anak, yaitu Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari dan Praba Diwangkara Caraka Putra Soma. Meskipun berstatus sebagai suami pejabat tinggi negara, Happy tetap menjaga kehidupan pribadinya agar jauh dari sorotan media.

Happy Hapsoro dikenal sebagai salah satu investor besar di pasar modal Indonesia. Ia memiliki portofolio saham di berbagai perusahaan terbuka dengan kepemilikan signifikan, seperti:PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) sebesar 89,25%, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) sebesar 45,71%, PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) sebesar 40%, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) sebesar 28,51%, dan PT Singaraja Tbk (SINI) sebesar 12%.

Selain itu, Happy Hapsoro juga menjadi mitra bisnis di PT Cakra Buana Resource Energi Tbk (CBRE) dan mengelola PT Basis Utama Prima.

Di sektor energi, Happy memiliki PT Odira Energy Persada, perusahaan yang berfokus pada produksi, pengolahan, dan distribusi gas alam bersih untuk industri dan pembangkit listrik. Berdasarkan data Bloomberg, perusahaan ini juga menyediakan layanan eksplorasi geologi, penginderaan jauh, hingga analisis lingkungan.

Selain itu, ia juga pernah memegang jabatan penting di beberapa perusahaan lainnya, seperti PT Odira Energy Buana, PT Prima Utama Mandiri, dan PT Vetira Prima Perkasa.

Tidak hanya di bidang energi, Happy Hapsoro juga aktif di sektor properti dan perhotelan. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Red Planet Indonesia Tbk yang bergerak sebagai operator jaringan hotel Red Planet.

Lewat PT Red Planet Indonesia Tbk, Happy turut berperan dalam pengembangan hotel berkonsep hemat dan modern, yang menyasar kalangan wisatawan muda dan pebisnis. Ia sempat memegang jabatan sebagai komisaris utama hingga akhirnya mengundurkan diri pada Agustus 2021.

Dalam dunia properti, Happy dikenal memiliki Blossom Residence, proyek kondominium di kawasan Kemayoran, Jakarta. Proyek ini memperkuat citranya sebagai pengusaha yang piawai dalam mengembangkan properti di lokasi strategis ibu kota.

Nama Happy Hapsoro sempat dikaitkan dengan kasus korupsi BTS 4G Kominfo yang melibatkan sejumlah nama besar. Namun, PDI Perjuangan melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar karena perusahaan milik Happy adalah perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan beroperasi secara legal dan transparan.