Bagikan:

BANGKA BELITUNG - Presiden Prabowo Subianto tegaskan kembali bahwa pemerintah tidak pandang siapa pun untuk menegakkan hukum.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo kepada wartawan di Bangka Belitung. Saat itu, Presiden Prabowo Subianto baru saja menyaksikan penyitaan 6 smelter ilegal di Bangka Belitung yang merugikan negara hingga Rp 300 triliun.

Presiden Prabowo juga menjeleaskan bahwa di lokasi smelter tersebut juga ditemukan tumpukan tanah jarang dan ingot-ingot timah (bongkahan logam) dengan nilai yang sangat besar.

Presiden Prabowo juga menegaskan, bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk terus memberantas segala bentuk pelanggaran hukum di sektor sumber daya alam tanpa kompromi.