YOGYAKARTA – Politkus konservatif Jepang, Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai Ketua Partai Demokrat Liberal (LDP). Dalam pemilihan kepemimpinan partai yang digelar Sabtu, 4 Oktober 2025, Takaichi berhasil unggul dari rival pesaing terberatmya, Shinjro Koizumi yang menjabat sebagai Menteri Pertanian.
Sebagai pemimpin partai penguasa di Negeri Sakura, Takaichi kini berada di jalur untuk menjadi perdama menteri perempuan pertama dalam sejarah Jepang. Ia akan menggantikan Shigeru Ishia yang lengser bulan ini. Lantas, seperti apa sosoknya? Simak profil Sanae Takaichi dalam artikel di bawah ini.
Profil Sanae Takaichi
Menyadur laman Kyodo News, profil Sanae Takaichi merupakan mantan Menteri Dalam Negeri Jepang. Di panggung politik Jepang, Takaichi dikenal sebagai politikus yang konservatif, terutama dalam isu keamanan nasional.
Sanae Takaichi disebut memiliki visi yang sama dengan mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe, sosok berpengaruh yang juga berasal dari kalangan konservatif Jepang.
Takaichi tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting pada masa pemerintahan pertama Abe, yakni Menteri Negara untuk Urusan Okinawa dan Wilayah Utara, Menteri Negara untuk Kebijakan Sains dan Teknologi, Menteri Negara untuk Inovasi, Menteri Negara untuk Kesetaraan Gender, hingga Menteri Negara untuk Keamanan Pangan.
Tak hanya itu, di periode kedua kepemimpinan Abe, Takaichi juga didapuk sebagai Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi. Jabatan ini diemban sejak 2014-2017. Di akhir masa pemerintahan Abe pada 2019-2020, Takaichi kembali diminta untuk memimpin pos pemerintahan yang sama.
Di Negeri Sakura, Sanae Takaichi termasuk figur yang menonjol dan juga kontroversial. Ia pernah menjadi sorotan lantaran rutin mengunjungi Kuil Yasukuni di Tokyo, situs yang dianggap sebagai simbol masa lalu militerisme Jepang.
Kunjungannya ke kuil tersebut sering dikritik oleh negara tetangga, seperti Korea Selatan dan China.
Takaichi bahkan pernah disebut sebagai sosok nasionalis oleh Media Pemerintah China karena memiliki pandangan yang konservatif terhadap isu sejarah dan kebijakan pertahanan.
Sebelum menekuni dunia politik, perempuan yang berasal dari Perfektur Narar ini dikenal sebagai tokoh televisi. Takaichi pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada 1993.
Dalam pemilihan ketua LDP baru-baru ini, Takaichi merebut kepercayaan publik lewat gaya komunikasinya yang lugas dan percaya diri. Selama kampanye, dia sering menyinggung isu-isu yang populer di dunia maya. Salah satunya adalah laporan mengenai dugaan warga asing menendang rusa di Taman Nara, obyek wisata ikonik di kampung halamannya.
Merujuk pemberitaan The Guardian, Takaichi disebut memiliki sisi personal yang unik. Dia merupakan penggemar berat musik heavy metal dan mendukung tim bisbol Hanshin Tigers.
BACA JUGA:
Selain itu, Sanae Takaichi juga merupakan penggemar Margaret Thatcher, eks perdana menteri perempuan perama Inggris, dikutip dari Reuters.
Takaichi sering menyebut Thatcher sebagai sumber inspirasinya karena memiliki karakter dan keyakinan yang kuat, serta merupakan sosok perempuan yang hangat.
Demikian informasi tentang profil Sanae Takaichi. Dapatkan update berita pilihan lannya hanya di VOI.ID.