Bagikan:

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta para anggota dewan tidak alergi terhadap kritik masyarakat, baik yang disampaikan secara halus maupun keras. Menurut Puan, kritik harus dijawab dengan kerja nyata demi kepentingan rakyat.

Hal itu disampaikan Puan saat membacakan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024–2025 dalam rapat paripurna khusus memperingati HUT ke-80 DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

“Sejarah tidak akan mencatat hanya berapa banyak undang-undang yang kita sahkan, atau seberapa besar anggaran yang kita kelola, melainkan apakah setiap keputusan DPR RI benar-benar membawa manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Puan.

Ia menekankan, setiap anggota DPR adalah wakil rakyat yang lahir dari rakyat, hadir untuk rakyat, dan pada akhirnya harus kembali kepada rakyat. Karena itu, Puan menilai amanat yang diemban para legislator bukanlah hak istimewa, melainkan tanggung jawab yang menuntut dedikasi.

“Kritik rakyat bisa datang dengan berbagai cara, halus, keras, bahkan kasar. Bisa lewat demonstrasi di depan DPR, di pelosok daerah, atau melalui postingan di media sosial. Apa pun bentuknya, semua itu harus kita dengar sebagai suara rakyat,” tegasnya.

Puan juga mengingatkan agar anggota DPR lebih banyak membicarakan rakyat daripada diri sendiri. “Sudah selayaknya sebagai wakil rakyat, kita yang sibuk membicarakan rakyat, bukan rakyat yang sibuk membicarakan kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan-keputusan DPR tidak hanya berpengaruh pada hari ini, tetapi juga menentukan masa depan bangsa. Oleh sebab itu, setiap legislator dituntut untuk berkomitmen tinggi, bahkan rela mengorbankan kepentingan pribadi demi menjalankan tugas negara.

Dengan penuh kerendahan hati, Puan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat bila kinerja DPR setahun terakhir sejak pelantikan Agustus 2024 belum sempurna.

“Atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR RI, kami meminta maaf apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat secara sempurna. Kritik dan masukan akan kami jadikan pendorong untuk bertransformasi lebih baik,” pungkasnya.