Bagikan:

JAKARTA - Polandia menegaskan akan menembak jatuh objek yang melanggar wilayah udaranya dan menimbulkan ancaman. Tapi Polandia akan mengambil pendekatan yang lebih hati-hati terhadap situasi yang kurang jelas.

Estonia sebelumnya mengatakan tiga jet tempur Rusia melanggar wilayah udaranya pada Jumat, menambah kesan di antara para pemimpin NATO, Moskow sedang menguji kesiapan dan tekad aliansi tersebut, dengan beberapa di antaranya mendesak tanggapan tegas.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dijadwalkan bertemu pada Senin untuk membahas insiden tersebut.

Rusia pada Senin menyatakan klaim bahwa jet-jet tempurnya melanggar wilayah udara Estonia adalah salah dan dirancang untuk memicu ketegangan.

Dugaan penyerbuan di Estonia terjadi setelah lebih dari 20 pesawat nirawak Rusia memasuki wilayah udara Polandia pada malam 9-10 September.

Polandia juga menyebut dua jet tempur Rusia melanggar zona aman anjungan pengeboran Petrobaltic di Laut Baltik.

"Kami akan mengambil keputusan untuk menembak jatuh objek terbang ketika mereka melanggar wilayah kami dan terbang di atas Polandia - sama sekali tidak ada diskusi tentang itu," kata  Perdana Menteri Donald Tusk dilansir Reuters, Senin, 22 September.

"Ketika kita menghadapi situasi yang tidak sepenuhnya jelas, seperti penerbangan jet tempur Rusia baru-baru ini di atas anjungan Petrobaltic - tetapi tanpa pelanggaran apa pun, karena ini bukan perairan teritorial kami - Anda benar-benar perlu berpikir dua kali sebelum memutuskan tindakan yang dapat memicu fase konflik yang sangat akut,” imbuhnya.

Tusk mengatakan ia juga perlu memastikan Polandia tidak akan sendirian jika konflik mulai meningkat.

"Saya juga perlu benar-benar yakin bahwa semua sekutu akan memperlakukan ini dengan cara yang persis sama seperti kita," ujarnya.