Bagikan:

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan lima rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 yang mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu dini hari.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari  mengatakan, gempa terjadi pukul 01.59 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman delapan kilometer.

“Menurut informasi dari BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata Abdul di Jakarta, Senin, 22 September.

Berdasarkan data sementara dari tim reaksi cepat di lapangan, gempa mengakibatkan satu rumah mengalami kerusakan sedang dan empat rumah rusak ringan di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan.

Abdul memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Kondisi di lapangan secara umum sudah kembali kondusif dengan pendampingan petugas yang bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

“BPBD Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait terus memantau situasi dan menyiapkan langkah penanganan darurat bila diperlukan,” ujarnya.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, terutama di wilayah yang memiliki kondisi tanah lunak dan bangunan tidak tahan gempa.