JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengapresiasi Inisiatif Tata Kelola Global (CGI) yang disampaikan oleh Presiden China Xi Jinping, saat menghadiri KTT ke-25 Dewan Kepala Negara Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjing, China pada Hari Senin.
Dalam pidatonya di Sesi SCO Plus Meeting, Menlu Sugiono mengapresiasi CGI yang diusung oleh China sebagai instrumen dalam mewujudkan kemakmuran bersama.
"Untuk mencapai pembangunan, kita memerlukan prinsip-prinsip yang terdapat dalam GGI, terutama penghormatan terhadap hukum internasional," ujarnya mengutip keterangan Kemlu RI, Selasa 2 September.
"Situasi di Gaza memperlihatkan bagaimana prinsip kedaulatan, hukum internasional, dan nilai kemanusiaan sering diabaikan. Indonesia menegaskan pentingnya menegakkan nilai-nilai tersebut," tegas Menlu Sugiono.
Presiden China Xi Jinping mengusulkan CGI saat memimpin pertemuan SCO Plus pada Hari Senin, mengajak negara-negara untuk bekerja sama demi sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara, dikutip dari situs The National Commitee of The Chinese People's Political Consultative Conference.
Presiden Xi menyoroti lima prinsip GGI; Menjunjung tinggi kesetaraan kedaulatan, Mematuhi aturan hukum internasional; Mempraktikkan multilateralisme; Mengadvokasi pendekatan yang berpusat pada rakyat; Berfokus pada tindakan nyata.
Di sela-sela mengikutii SKTT SCO, Menlu Sugiono juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu China Wang Yi. Pada kesempatan tersebut, Menlu Sugiono menyampaikan surat resmi dari Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Xi Jinping.
BACA JUGA:
"Presiden Prabowo menitipkan salam hangat dan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Tiongkok," kata Menlu RI.
"Tiongkok adalah mitra dagang terbesar dan salah satu investor utama di Indonesia. Hubungan baik ini harus terus dirawat, berlandaskan saling menghormati dan saling menguntungkan," tandasnya.