Bagikan:

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengatakan Komisi III DPR bakal memanggil Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk meminta penjelasan terkait pengamanan aksi unjuk rasa depan Gedung DPR. 

Komisi III DPR akan menggali keterangan dari pihak Polri terkait informasi gas air mata kadaluarsa yang dipakai untuk pengamanan demonstrasi hingga pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. 

"Kita sama-sama mendengar juga informasi itu, tentu kita beri kesempatan kepada kepolisian menjelaskan sedetail-detailnya agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang cukup. Kami akan berusaha juga untuk menanyakan kepada pimpinan Polri apakah sebenarnya yang terjadi," ujar Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 29 Agustus. 

Soal desakan reformasi pimpinan Polri, Hinca belum dapat berkomentar. Ia menilai, pihaknya harus terlebih dulu mendengar keterangan Polri. 

"Kami belum melakukan rapat lagi, baru rapat lagi nanti hari Senin, mudah-mudahan agenda rapat untuk berkenan dengan fungsi pengawasan ini segera kita laksanakan," ucapnya. 

Termasuk mengenai undangan kepada pihak keluarga pengemudi ojol agar adanya keadilan bagi korban, Hinca belum dapat berkomentar lebih lanjut. 

"Kita kan belum bisa merespon itu, nanti pada hari Senin kita akan bertemu dengan pimpinan Komisi III, kita bicarakan ini. Dan dalam beberapa waktu ke depan kan ada rapat-rapat kerja, termasuk dengan kepolisian," kata Hinca. 

"(Jadi rapat dulu, red) Minggu depan ya, antara Senin, itu coba dilihat, karena itu memang sudah ada agendanya, nanti kita lihat siapa yang datang dari Polri," pungkasnya.