Bagikan:

JAKARTA - Kebakaran menghanguskan gedung parlemen nasional Kepulauan Marshall di negara Kepulauan Pasifik itu pada Selasa. Api sudah berhasil dipadamkan.

Dinas Pemadam Kebakaran Kepulauan Marshall mengatakan separuh gedung parlemen, yang dikenal sebagai Nitijela, terbakar habis dalam kebakaran yang terjadi semalam.

Bangunan yang tersisa tidak dapat digunakan, kata seorang pejabat polisi kepada Reuters melalui telepon pada Selasa, 26 Agustus.

Saat peristiwa terjadi, mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi.

Kepulauan Pasifik ini, yang terletak di antara Hawaii dan Australia, berpenduduk sekitar 42.000 jiwa, dengan separuhnya tinggal di ibu kota Majuro.

Hubungan diplomatik utamanya adalah perjanjian asosiasi bebas dengan Amerika Serikat, yang memberikan bantuan ekonomi dengan imbalan akses militer, dan pengakuan diplomatik terhadap Taiwan.

Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung menyampaikan rasa duka kepada negara tersebut atas kebakaran tersebut.

“Taiwan akan tetap berkomunikasi dengan pemerintah Kepulauan Marshall dan memberikan bantuan yang diperlukan tepat waktu,” kata pernyataan Menlu.