JAKARTA - Presiden China Xi Jinping mengatakan Tiongkok dan Rusia harus bersama-sama menjaga keamanan dan kepentingan pembangunan negaranya.
Xi Jinping menyampaikan hal tersebut kepada Ketua Parlemen Rusia yang sedang berkunjung pada Selasa, 26 Agustus, dalam upaya mereka membangun tatanan internasional yang lebih adil.
Kedua pihak harus melanjutkan persahabatan tradisional mereka dan memperdalam rasa saling percaya strategis, demikian dikutip kantor berita pemerintah Xinhua.
Vyacheslav Volodin, ketua majelis rendah parlemen Rusia, Duma Negara, tiba di China pada Senin menjelang kunjungan Putin ke Tiongkok akhir pekan ini.
Ia akan bertemu dengan puluhan pemimpin dunia dari negara-negara berkembang, termasuk Perdana Menteri India Narendra Modi, dalam forum keamanan.
Para eksportir India bersiap menghadapi tarif tambahan sebesar 25% dari AS mulai hari Rabu sebagai hukuman atas pembelian minyak Rusia oleh New Delhi.
“Rusia dan China harus menyatukan negara-negara di belahan bumi selatan,” ujar Xi kepada Volodin, sekutu domestik utama Putin dilansir Reuters.
Putin juga akan menjadi tamu kehormatan asing utama pada parade militer di Beijing minggu depan yang menandai penyerahan resmi Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II.
Menjelang apa yang akan menjadi pertunjukan publik besar-besaran dari modernisasi angkatan bersenjata China, Beijing menggencarkan kampanye yang menyatakan Tiongkok dan bekas Uni Soviet memainkan peran penting di panggung Asia dan Eropa selama Perang Dunia II.
“Hubungan China-Rusia berfungsi sebagai sumber stabilitas bagi perdamaian dunia", kata Xi.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan awal pekan ini, dia mungkin akan menjatuhkan sanksi "besar-besaran" terhadap Rusia dalam dua pekan, tergantung pada apakah ada kemajuan dalam upayanya untuk mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina.
Trump mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska awal bulan ini, tetapi belum berhasil membujuknya untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Pada Senin, Trump mengatakan Tiongkok harus memberikan magnet tanah jarang kepada Amerika Serikat atau harus mengenakan tarif 200%.