Bagikan:

JAKARTA - Jaksa federal Jerman mendakwa seorang warga negara Amerika Serikat (AS) yang diduga menawarkan informasi militer AS yang sensitif kepada intelijen China.

Pria yang diidentifikasi sebagai Martin D. berdasarkan undang-undang privasi Jerman, diduga menghubungi badan-badan negara China pada musim panas 2024 saat bekerja untuk kontraktor militer AS di pangkalan AS di Jerman, kata jaksa dalam pernyataan dilansir Reuters, Senin, 25 Agustus.

Martin sudah berada dalam tahanan praperadilan sejak penangkapannya pada November 2024.

Belum ada pernyataan dari AS terkait kasus hukum ini.