Bagikan:

JAKARTA - Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meminta Pemprov DKI memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan para satwa bila ingin membuka Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di malam hari.

"Harus disiapkan keamanan dan kenyamanan serta apa yang ada di situ harus kita jaga. Jangan sampai dibuka sampai malam, binatangnya hilang lagi," kata Yuke kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus.

Pemprov DKI, Disebut Yuke, memang telah menyampaikan rencana pembukaan Ragunan di malam hari. Namun, DPRD belum mendapat penjelasan mengenai konsep dan mekanisme operasional Ragunan malam hari tersebut.

"Kalau memungkinkan dibuka sampai malam kan harus disiapkan segala sesuatunya. Kadang orang mau menikmati hiburan kan waktunya terbatas," tutur Yuke.

"Jadi, selama siap infrastruktur dan tetap mempertahankan konservasinya, karena di Ragunan banyak hewan dan tumbuhan cukup langka, kita harus benar-benar memanfaatkan itu jika dibuka sampai malam," tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku rencana untuk membuka Taman Margasatwa Ragunan bisa dikunjungi malam hari masih digodok saat ini. Pemprov DKI masih mendetailkan mekanisme pengoperasian Ragunan di malam hari itu.

"Tentunya enggak semua binatang yang bisa ditengok di malam hari Untuk itu, pasti akan diatur, lah," kata Pramono di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa, 19 Agustus.

Meski perlu persiapan matang, Pramono yakin pembukaan Ragunan malam hari bisa dijalankan. Sebab, banyak negara yang sudah mengaplikasikannya, seperti Singapura, Korea, hingga Jepang.

"Kalau memang nanti ragunan dibuka, Ragunan itu luasnya 127 hektare, Dibandingkan Singapura yang hanya 28 hektare, maka hampir 5 kalinya. Singapura aja bisa, malam juga bisa buka," tutur Pramono.

Jika wisata malam hari Ragunan dioperasikan, Pramono yakin warga Jakarta tak perlu lagi berwisata ke kebun binatang dengan jarak yang jauh seperti Taman Safari.

"Tempatnya lebih bagus dari Safari. Bahkan lebih dekat dan orang tidak perlu bermacet-macet ke puncak. Sehingga, dengan demikian membuat pilihan bagi warga Jakarta untuk menikmati itu makin banyak," ujar Pramono.