Bagikan:

JAKARTA - Satgas Ops Damai Cartenz meringkus Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge yang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Nduga, Papua. Pria tersebut merupakan anak buah dari Egianus Kogoya.

"Penangkapan ini merupakan langkah signifikan dalam upaya kita menekan ruang gerak KKB di wilayah Papua," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani, Kamis, 7 Agustus.

Penangkapan bermula dari adanya informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku yang sedang berada di salah satu puskesmas dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

Sehingga, informasi tersebut ditindaklanjuti dan menangkap Nowaiten Telenggen sekitar pukul 09.04 WIT. Selanjutnya, pria tersebut langsung dibawa ke Mako Polres Nduga untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan sementara, Nowaiten Telenggen mengakui keterlibatannya dalam tiga aksi besar yang sempat menghebohkan publik dan menjadi perhatian nasional.

Nowaiten Telenggen terlibat dalam aksi penembakan terhadap mobil Armour putih di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma pada 21 April 2022; penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022; dan pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022.

"Pelaku juga mengaku sebagai penyuplai bahan makanan (bama) bagi kelompok Egianus Kogoya serta pendokumentasi aksi-aksi bersenjata kelompok tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh narasi menyesatkan yang kerap disebar oleh simpatisan KKB.

“Kami komitmen menyampaikan informasi yang akurat dan terbuka kepada masyarakat. Kami juga minta dukungan masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan anggota kelompok bersenjata,” kata Yusuf.