JAKARTA - Satuan Reskrim (Satreskri) Polsek Cilincing memeriksa keterangan para saksi atas kasus tewasnya seorang lansia berinisial P (65) akibat dihantam dongkrak oleh seorang bajing loncat berinisial BI (36) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka BI sebelumnya naik ke atas truk trailer yang melaju dari arah SPBU Marunda.
BI naik di bagian belakang truk trailer tersebut untuk mencuri muatan truk trailer.
Truk trailer saat itu melaju ke arah Kebon Baru dari arah SPBU Marunda.
Ketika truk trailer melintas di jembatan, pelaku mengambil dongkrak tersebut kemudian dilemparkan dari atas truk trailer ke bawah jembatan dan mengenai kepala korban P hingga akhirnya meninggal di rumah sakit.
"Pemilik dongkrak belum laporan, masih dicari," kata Panit 1 Reskrim Polsek Cilincing, Ipda Restu Setiawan saat dikonfirmasi, Minggu, 3 Agustus 2025.
Setelah diselidiki, pelaku BI teridentifikasi sebagai bajing loncat (Bajilo).
"Kita berhasil identifikasi bahwa pelakunya Bajilo," ujarnya.
Sementara korban masih diautopsi di RS Polri Kramat Jati. Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
"Barang bukti yang diamankan ada dongkrak dan pakaian baju. Saat ini, penyidik masih memeriksa saksi-saksi," katanya.
BACA JUGA:
Sebelumnya diberitakan, seorang pria lanjut usia berinisial P (65) meregang nyawa setelah kepalanya terhantam dongkrak yang dilakukan oleh tersangka berinisial BI (36).
Tersangka BI diketahui merupakan pelaku pencurian modus bajing loncat (Bajilo) spesialis wilayah Cilincing.
Kejadian terjadi disaat korban sedang mencari daun obat garu bersama anaknya di bawah kolong jembatan akses Marunda, tepatnya di samping Rusun Cilincing, Jakarta Utara.
Akibat kejadian tersebut, korban alami luka parah dibagian kepala hingga akhirnya tewas pada Jumat dini hari, 1 Agustus 2025. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Cilincing.