JAKARTA - New York Times melaporkan para pejabat India mengatakan mereka akan terus membeli minyak dari Rusia meskipun ada ancaman sanksi yang akan dijatuhkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Trump sebelumnya mengindikasikan India akan menghadapi sanksi tambahan atas pembelian senjata dan minyak Rusia. Namun, belakangan Trump mengaku tidak peduli apa pun yang dilakukan India terhadap Rusia.
Pada Jumat, 1 Agustus, Trump mengatakan kepada para wartawan, dia mendengar India tidak akan lagi membeli minyak dari Rusia.
Dua pejabat senior India mengatakan tidak ada perubahan kebijakan, menurut laporan New York Times. Dilaporkan, seorang pejabat mengatakan pemerintah "tidak memberikan arahan apa pun kepada perusahaan-perusahaan minyak" untuk mengurangi impor dari Rusia.
BACA JUGA:
Reuters sebelumnya melaporkan kilang-kilang minyak milik negara India berhenti membeli minyak Rusia dalam seminggu terakhir karena diskon menyempit pada bulan Juli.
Pada 14 Juli, Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% kepada negara-negara yang membeli minyak Rusia kecuali Moskow mencapai kesepakatan damai yang besar dengan Ukraina.
Rusia adalah pemasok utama ke India, yang bertanggung jawab atas sekitar 35% dari total pasokan India.