JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendata sebanyak 82 unit rumah warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Sumatera Selatan (Sumsel) terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Rabu 30 Juli pukul 23.00 WIB.
"Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sebanyak 82 unit rumah dan 322 jiwa warga OKU yang terdampak banjir," kata Kepala BPBD OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi di Baturaja, Jumat, disitat Antara.
Dia mengatakan, curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan Sungai Ogan tersebut menimbulkan dampak banjir yang merendam permukiman penduduk di lima desa dan empat kelurahan di Kabupaten OKU.
Adapun wilayah terdampak banjir meliputi delapan desa atau kelurahan, yakni Tanjung Kemala, Terusan, Tanjung Baru, Batu Putih, Laya, Kelurahan Sukajadi, Kemalaraja, Pasar Baru, dan Baturaja Lama.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kata dia, namun akibat banjir dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter tersebut mengganggu aktivitas masyarakat yang terdampak bencana alam.
"Kami sudah menerjunkan personel ke lokasi bencana alam untuk membantu warga membersihkan lumpur di dalam rumah yang terbawa arus banjir," katanya.
BACA JUGA:
BPBD OKU bersama Tim Satgas Bansos menurunkan personel dan peralatan ke lokasi yang terdampak banjir untuk melakukan persiapan evakuasi bila diperlukan.
"Sejauh ini tidak ada korban yang dievakuasi karena sejak kemarin sore banjir di seluruh wilayah terdampak sudah surut," jelasnya.
Meskipun banjir sudah surut, lanjut dia, hingga saat ini pihaknya masih melakukan patroli di sekitar lokasi banjir guna mengantisipasi bencana susulan guna mengantisipasi korban jiwa.
"Masyarakat juga kami imbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.