JAKARTA - Politikus PDIP Perjuangan Arteria Dahlan digoda Wakil Ketua Umum Partai Golkar Adies Kadir agar bergabung ke partainya. Adies menggoda Arteria lantaran gagal duduk kembali sebagai anggota DPR karena harus mengundurkan diri demi cucu Presiden pertama RI, Soekarno.
Saat dikonfirmasi usai mengisi acara diskusi yang digelar di DPP Partai Golkar, Arteria menegaskan dia merupakan anak buah yang setia kepada Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR Puan Maharani.
"Saya itu anak buahnya ibu Puan Maharani. Saya berterima kasih selama ini ya, zaman saya masih pengangguran gini diterima oleh bang Adies ya diberikan kesibukan tapi tetap kami punya pimpinan yang namanya bu Puan," ujar Arteria di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis, 24 Juli.
"Kita tetap loyal sama beliau. Mungkin saja ya saat ini beliau bang Adies, bang Dasco yang mungkin kasihan dengan saya dikasih kesibukan seperti ini jadi pembicara-pembicara, jadi narasumber," sambung mantan anggota Komisi III DPR itu.
Alih alih menolak, Arteria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu mengaku menghormati tawaran Adies Kadir. Ia menilai Partai Golkar merupakan gudang orang pintar namun ia tetap loyal kepada partai banteng.
"Ini (Golkar) gudangnya orang-orang pinter kan, dan pastinya di sini lebih objektif. Tapi kembali lagi namanya kami diajarkan untuk tetap loyal saya tetap mengikut pada bu Puan, mudah-mudahan saja kami akan kerja yang terbaik," kata Arteria.
Diketahui, dalam SK yang ditandatangani Ketua KPU Mochammad Afifuddin tertanggal Jumat, 27 September 2024, nama Romy Soekarno ditetapkan sebagai calon anggota legislatif terpilih dari PDIP dapil VI Jatim. Romy sendiri merupakan putra Rachmawati Soekarnoputri.
Alasan penggantian caleg terpilih itu karena calon terpilih sebelumnya Sri Rahayu mengundurkan diri, sedangkan penggantinya Arteria Dahlan juga mengundurkan diri.
BACA JUGA:
Saat ditanya soal jabatan komisaris di PT Petro Kimia Gresik, Arteria mengatakan Adies hanya bercanda. Saat ini, ia mengaku tidak punya kesibukan lain selain hadir menjadi narasumber.
"Itu bercandanya Pak Adies Kadir, saya masih tetep, ya saya kegiatan sehari-hari mengisi acara, menjadi narasumber ya kayak gini aja, temen-temen nggak pernah ngundang kan," ungkapnya.
Sebelumnya, Adies Kadir menggoda Arteria untuk bergabung ke Partai Golkar. Adies bahkan menyebut Arteria kini menjadi komisaris usai tak lagi bertugas di parlemen.
"Sahabat saya Pak Arteria Dahlan, selamat sudah terpilih menjadi komisaris PT Petro Kimia Gresik," katanya.
Adies mengatakan dirinya sudah memberikan tawaran kepada Arteria, namun kader PDIP itu masih ragu untuk gabung Golkar.
"Saya bocorin, disini kan internal kita. Yang merah-merah ini SOKSI bukan dari yang lain. Saya sudah tawarin pak cuma masih ragu, belum ada tindak lanjutnya. Padahal sekarang kalau udah disini kan sudah pimpinan juga pak di Golkar," kata Adies.
"Sahabat saya yang selalu berpikir cerdas, berpikir cermat dan berpikir cepat dalam setiap langkah langkahnya. Jadi kalau kemarin kalah itu jangan dibilang tidak berpikir cerdas cermat dan cepat. Itu kemarin dikalahkan oleh sistem di internalnya," sambung Wakil Ketua DPR itu.