Bagikan:

YOGYAKARTA – Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 masih terbuka hingga 31 Juli 2025. Terdapat 12 jenis beasiswa LPDP untuk anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang S2 dan S3.

Perlu diketahui, beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah program bantuan dana pendidikan untuk seluruh anak bangsa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister atau doktor. Beasiswa ini diberikan secara penuh maupun sebagian sesuai dengan jenis beasiswa.

Bagi yang ingin mendaftar, simak 12 jenis beasiswa LPDP lengkap dengan persyaratannya dalam ulasan di bawah ini.

Jenis Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

12 jenis beasiswa LPDP tahap 2 2025 yang ditawarkan untuk anak bangsa dibagi dalam tiga kelompok utama, yakni beasiswa umum, beasiswa afirmasi, dan beasiswa targeted. Adapun rinciannya sebagai berikut:

  1. Beasiswa Umum

Pada kelompok ini, jenis beasiswa yang dibuka, yakni:

  1. Beasiswa Reguler
  2. Beasiswa Perguruan Tinggi Dunia (PTUD)
  3. Beasiswa Parsial
  4. Beasiswa Afirmasi

Jenis beasiswa yang dibuka, yakni:

  1. Beasiswa Penyandang Disabiitas
  2. Beasiswa Putra-putri Papua
  3. Beasiswa Daerah Afirmasi
  4. Beasiswa Prasejahtera
  5. Beasiswa Targeted

Jenis beasiswa yang dibuka meliputi:

  1. Beasiswa PNS, TNI, POLRI
  2. Beasiswa Kewirausahaan
  3. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  4. Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
  5. Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

Syarat Daftar Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beasiswa LPDP memiliki banyak sub kategori. Misalnya, beasiswa reguler untuk anak bangsa yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam negeri. Kemudian beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) untuk kuliah di luar negeri.

Secara umum, berikut syarat daftar beasiswa LPDP Tahap 2 2025:

  • Warga Negara Indonesia
  • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister, program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
  • Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
  • Memiliki Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan.
  • Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasisa Doktor (S3).
  • Pendaftar yang sudah merampungkan studi magister (S2) tidak diperkenankan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang sudah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
  • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib mencantumkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/ dan tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kementerian Agama mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
  • Tidak sedang menempuh studi (on goin) program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.
  • Tidak sedang mendaftar, akan menrima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
  • Pendaftar yang sudah pernah menempuh studi tetapi tidak menyelesaikan pendidikan pada program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri bisa mendaftar kembali di jenjang studi yang sama dan dibuktikan dengan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
  • Surat pemberhentian diuanggah bersama dengan ijazah.
  • Pendaftar yang mencantumkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
  • Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
  • Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS di semua program beasiswa LPDP wajib mencantumkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
  • Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TvNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
  • Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP Mabes POLRI untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
  • Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada masing-masing beasiswa.
  • Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiwa LPDP.
  • Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  • Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
  • Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler atau kelas yang ditetapkan oleh LPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang diselenggaran bukan di perguruan tinggi induk, kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri, kelas yang tidak diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.

Demikian informasi tentang jenis beasiswa LPDP tahap 2 lengkap dengan syarat pendaftarannya. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.