JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengklaim tak tahu soal surat permintaan pendampingan untuk istrinya, Agustina Hastarini ke sejumlah Kedubes RI di Eropa yang sedang viral. Dia merasa tak pernah memberikan perintah kepada anak buahnya untuk membuat dokumen tersebut.
"Terkait beredarnya dokumen (surat, red), sampai hari ini saya pun tidak mengerti itu dokumen dari mana," kata Maman kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 4 Juli.
"Jadi, tidak pernah ada perintah dari saya. Tidak ada pernah disposisi dari saya. Tidak ada pernah apapun arahan dari saya. Jadi saya merasa tidak tahu menahu mengenai dokumen tersebut. Oke, klir, ya," sambung dia.
Maman mengaku sudah menjelaskan duduk perkara surat tersebut kepada Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Informasi dan Data KPK Eko Marjono yang menemuinya. Langkah ini dilakukannya sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai pejabat negara.
Ia juga sempat menyampaikan soal keberangkatan istrinya ke Eropa dan menunjukkan dokumen pembelian tiket. Adapun Agustina pergi untuk mendampingi anaknya dalam misi budaya terkait International World Innovative Student Expo.
"Istri saya tentunya tidak punya rasa kekhawatiran untuk melepas anak saya. Beliau mendampingi anak saya dan saya sampaikan 1 rupiah pun tidak ada uang dari negara. 1 rupiah pun tidak ada uang dari pihak lainnya," tegasnya.
BACA JUGA:
Politikus Partai Golkar itu juga memastikan makan maupun hotel untuk anaknya dan teman-temannya yang berangkat ke acara tersebut sudah dibayarkan istrinya. Pembayaran dilakukan sejak Mei.
"Artinya tidak ada sedikit pun niat kita dari awal menggunakan fasilitas-fasilitas siapapun," ungkapnya.
Maman lebih lanjut berharap isu yang menyebar sekarang dihentikan. "Bagi saya, saya hadir di sini adalah sebagai sebuah bentuk pembelaan kehormatan kepada istri saya yang sudah direndahkan dan dilecehkan bahkan difitnah."
Diberitakan sebelumnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman jadi sorotan setelah surat Kementerian UMKM bernomor B-466/SM.UMKM/PR.01/2025 beredar luas. Istrinya disebut akan melakukan kegiatan misi budaya di Istanbul, Turki; Pomorie serta Sofia, Bulgaria; Brussels, Belgia; Paris, Prancis; Lucerne, Swiss; dan Milan, Italia.
Lewat surat itu, kedutaan besar Indonesia di negara dimaksud diminta mendukung kegiatan Agustina. Termasuk melakukan pendampingan selama misi budaya berlangsung.