Bagikan:

YOGYAKARTA – Perang Iran Israel memicu ancaman penutupan Selat Hormuz. Penutupan jalur perdagangan tersebut akan membawa dampak yang besar terhadap perdagangan global. Tentu saja ancaman tersebut memicu kekhawatiran di berbagai negara termasuk di Indonesia. Lalu, apa yang terjadi jika Selat Hormuz ditutup?

Perlu diketahui, Selat Hormuz adalah titik transit minyak paling strategis di dunia. Jalur ini hanya memiliki lebar 33 kilometer dan memisahkan Iran dengan Oman. Meski berupa jalur sempit, Selat Hormuz dilewati kapal pengangkut minyak dari berbagai negara. Bahkan jumlah kapal pengangkut minyak yang melewati jalur tersebut sebesar 20 persen konsumsi global.

Apa yang Terjadi Jika Selat Hormuz Ditutup?

Banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak dari penutupan Selat Hormuz. Jika penutupan Selat Hormuz dilakukan berkepanjangan, diduga kuat akan memicu krisis energi global. Bahkan dampaknya melebar tidak hanya di sektor energi.

Harga minya berpotensi besar melonjak hingga mencapai $150 per barel. Lonjakan tersebut tentu merembet pada pasar keuangan hingga berdampak pada ekonomi. Tidak hanya berhenti di sektor energi, rantai pasokan seluruh industri pun akan terganggu.

Diduga akan ada efek domino yang dirasakan oleh sektor transportasi, manufaktur, hingga ritel. Pada akhirnya efek tersebut memicu lonjakan biaya dan tentu saja akan mengorbankan konsumen di berbagai negara termasuk Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidak selalu negatif untuk Indonesia.

Dikutip dari Antara, Direktur Ekonomi Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda menjelaskan bahwa ada potensi keuntungan yang bisa diraih akibat penutupan Selat Hormuz. Ia menilai, ekspor komoditas Indonesia bisa diuntungkan dari penutupan tersebut.

"Indonesia diuntungkan juga dengan kenaikan harga minyak global ini karena ekspor komoditas Indonesia akan semakin mahal," jelas Nailul, dikutip dari Antara, Kamis.

Meski begitu, pemerintah diminta untuk mengantisipasi kemungkinan lain yang muncul karena penutupan Selat Hormuz. Kemungkinan yang dimaksud salah satunya adalah naiknya harga minyak dunia.

Itulah informasi terkait apa yang terjadi jika Selat Hormuz ditutup. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.