Bagikan:

JAKARTA - Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan kembali klaim Presiden Donald Trump yang menyebut situs nuklir Iran "hancur total” seluruhnya.

"Ya, kami yakin bahwa situs nuklir Iran hancur total dan menyeluruh, seperti yang dikatakan presiden dalam pidatonya kepada rakyat pada Sabtu malam, dan kami sangat yakin bahwa tempat terjadinya serangan itu adalah tempat penyimpanan uranium Iran yang diperkaya," katanya dalam program "Good Morning America" ​​di ABC dilansir CNN, Senin, 23 Juni.

Leavitt mengatakan Trump tidak akan memerintahkan serangan tanpa keyakinan hasilnya akan seperti itu.

Rafael Grossi, Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), tidak dapat memastikan keberadaan persediaan bahan nuklir Iran yang hampir setara dengan senjata.

Grossi mendesak agar para pengawas diizinkan kembali dengan selamat ke negara itu "untuk menilai situasi."

Dalam wawancara dengan CNN pada Minggu, Grossi mengatakan Iran menyimpan sekitar 400 kilogram (880 pon) uranium yang diperkaya hingga 60%, tidak jauh dari pengayaan 90% yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir.

Sementara itu, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine menyebut dengan penilaian dampak serangan yang masih berlangsung, "masih terlalu dini" untuk mengomentari apakah Iran masih memiliki beberapa kemampuan nuklir.