JAKARTA - Anggota DPR RI Hasbiallah Ilyas, menanggapi hasil survei Litbang Kompas terbaru yang menunjukkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno meraih tingkat citra positif yang tinggi di mata publik.
Menurut Hasbiallah, hasil survei tersebut menunjukkan adanya harapan besar masyarakat terhadap kepemimpinan Pramono-Rano di Jakarta. Namun, ia menekankan bahwa raihan tinggi citra positif tersebut harus dibuktikan dengan peningkatan kinerja dan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat ibu kota.
"Citra positif ini adalah modal sosial yang sangat penting. Tapi modal ini harus dimanfaatkan untuk bekerja lebih keras, memperbaiki pelayanan publik, dan menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar warga Jakarta, seperti kemacetan, banjir, dan ketimpangan sosial," ujar Hasbiallah, Senin, 23 Juni.
Legislator PKB dari Dapil Jakarta I itu menilai, ekspektasi publik terhadap pemimpin Jakarta sangat tinggi, terlebih di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang.
Oleh karena itu, Hasbiallah meminta Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno untuk tidak terlena dengan hasil survei dan terus menjaga integritas serta komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Survei adalah cerminan opini publik saat ini. Tapi tantangan ke depan tetap nyata dan kompleks. Pemprov harus responsif, inovatif, dan dekat dengan rakyat," tegasnya.
Ketua DPW PKB DKI Jakarta itu menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal kinerja Pemprov DKI demi memastikan kebijakan dan programnya benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
"Kita harap programnya berjalan dengan baik dan lancar untuk kepentingan masyarakat Jakarta," katanya.
BACA JUGA:
Diketahui, Survei Litbang Kompas menyebut bahwa citra Pramono-Rano dinilai positif oleh warga Jakarta. Sebanyak 88,4 persen responden menilai citra Pramono Anung baik. Rinciannya, 7,1 persen menyebut sangat baik dan 81,3 persen baik. Sebanyak 5,3 persen menilai citranya buruk dan 0,6 responden menilai sangat buruk. Sedangkan sisanya, 5,8 persen, tidak menjawab atau tidak tahu.
Sedangkan untuk Wagub Rano Karno mendapatkan citra yang sedikit lebih tinggi dari Pramono. Sebanyak 89,5 persen responden menilai citranya baik, 7,2 persen sangat baik dan 82,3 persen baik. Sebanyak 6,1 persen menilai buruk dan 1,2 responden menilai Rano sangat buruk, dan 3,2 persen tidak memberikan jawaban.
Sementara untuk penilaian kinerja, sebanyak 64,5 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Pramono Anung, terdiri dari 7,5 persen sangat puas dan 57 persen puas. Namun, 27,8 persen menyatakan tidak puas, dan 2,3 persen menilai sangat tidak puas. Sisanya, 5,5 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.
Kepuasan kinerja Rano Karno mendapatkan tingkat kepuasan yang lebih rendah, yaitu 57,5 persen. Rinciannya, 4,9 persen menyatakan sangat puas dan 52,6 persen puas. Sebanyak 32,9 persen responden menyatakan tidak puas dan 3,4 sangat tidak puas, sedangkan 9,6 persen tidak memberikan jawaban.