Bagikan:

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut sedang mengusut sosok pengirim email ancaman bom terhadap co-pilot kepada copilot Saudi Arabia Airlines-SV5276 rute Jeddah-Jakarta. Bahkan, dalam prosesnya Polri menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI).

"Saat ini, kita sedang berkoodinasi deengan FBI untuk meneliti email yang ada," ujar Sigit kepada wartawan, Sabtu, 21 Juni.

Hasil sementara didapati ketidaksesuaian indentitas pengirim emai. Karenanya, proses pengusutan terus dilakukan.

"Sementara kita dapati email yang dikirim tidak sesuai dengan nama dimaksud, sehingga kita sedang melakukan pendalaman lebih lanjut," ungkapnya.

"Alamat emailnya tidak sesuai dengan si pemilik email," sambung Sigit

Di sisi lain, disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang tidak ditemukan benda mencurigakan.

"Sampai dengan selesainya screening tidak ditemukan benda-benda yang dicurigai yang mengarah ke terjadinya ataupun adanya benda-benda yang menyerupai bom," kata Sigit.

Sebelumnya, pesawat Saudi Airlines SV 5276 rute Jeddah-Jakarta yang mengangkut penumpang jamaah haji terpaksa mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Medan, usai adanya ancaman bom.

Atas kondisi tersebut, jajaran Kementerian Perhubungan dan otoritas keamanan penerbangan setempat mengaktifkan status emergency operation center (EOC) dengan melakukan evakuasi pada para penumpang dan kru pesawat tersebut.

Tim penjinak bom dari otoritas keamanan pun turut tiba di Bandara Kualanamu, Medan untuk melakukan sterilisasi serta pemeriksaan ancaman keamanan itu.