Bagikan:

YOGYAKARTA – Pernikahan termasuk salah satu fase penting dalam kehidupan seseorang. Dalam Islam, menikah akan menyempurnakan fase agamanya. Lantas, bagaimana persiapan pernikahan dalam Islam?

Banyak pasangan muda yang bersemangat ingin menikah, tetapi belum memahami sepenuhnya apa saja yang perlu dipersiapkan menurut syariat. Dalam Islam, kesiapan menikah meliputi niat yang lurus, memahami hak dan kewajiban suami-istri, serta mendapatkan restu dari keluarga. Oleh sebab itu, memahami tahapan dan persiapan yang benar sangat penting agar pernikahan berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Persiapan Pernikahan dalam Islam

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang harus disiapkan seorang muslim sebelum menikah dengan pasangan:

  1. Meluruskan niat dan tujuan

Pernikahan dilakukan dengan niat untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan memenuhi perintah Allah SWT. Menikah bukan hanya tentang memenuhi hawa nafsu, tetapi juga tentang membangun keluarga yang sakinnah, mawaddah, wa Rahmah sesuai dengan ajaran agama dan nilai-nilai kemanusiaan.

Lebih lanjut, pernikahan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia. Kebutuhan itu terdiri dari kebutuhan emosional, biologis, rasa saling membutuhkan, dan lain sebagainya. Sebagaimana yang tercantum dalam hadis yang bersumber dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Nikahilah wanita karena agamanya, maka kamu tidak akan celaka,” (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).

  1. Memperbaiki akhlak atau perilaku

Persiapan pernikahan tidak hanya fisik dan materi, namun juga perilaku. Ahlak yang baik akan membantu pasangan menghadapi tantangan pernikahan dan membangun hubungan yang harmonis.

  1. Memohon restu keluarga

Pernikahan tidak hanya melibatkan dua insan, namun juga menyatukan dua keluarga. Keluarga terlibat dalam perencanan, persiapan, dukungan pernikahan baik secara finansial maupun emosional.

Oleh sebab itu, penting bagi individu untuk memohon restu dari keluarga sebelum menikah. Rest keluarga sangat berharga karena melambangkan persetujuan dan dukungan dalam perjalanan menuju pernikahan dan kehidupan rumah tangga.

  1. Mempersiapkan fisik, mental dan finansial

Persiapan pernikahan dalam Islam yang selanjutnya adalah mempersiapkan fisik dan mental. Hal ini dilakukan agar calon pengantin siap memenuhi tugas sebagai seorang istri ataupun suami.

Selain itu, kesiapan finansial juga sangat penting. Sebab, permasalahan finansial menjadi salah satu penyebab perceraian.

  1. Mempersiapkan mahar

Sebelum menikah, calon pengantin pria wajib menyiapkan mahar. Dalam konteks pernikahan Islam, mahar adalah harta yang diberkan oleh mempelai pria kepada wanita saat pernikahan. Mahar dapat berupa barang, uang, atau jasa, dan jumlahnya disepakati antara kedua belah pihak. Mahar tidak memiliki Batasan jumlah yang ditetapkan oleh hukum Islam, asalkan disepakati oleh kedua pihak.

Demikian informasi tentang persiapan pernikahan dalam Islam. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.