JAKARTA - Pasukan Israel menembak mati seorang warga Palestina di Tepi Barat pada Rabu. Korban tercatat sebgai orang ketiga yang dilaporkan tewas oleh pasukan Israel dalam 24 jam di wilayah pendudukan pemukim Israel.
Otoritas Palestina juga melaporkan lonjakan gerakan pemukim Yahudi untuk membangun tempat berpijak baru di Tepi Barat. Pemukim tersebut mendirikan tenda di tujuh lokasi dalam 10 hari terakhir dalam ledakan aktivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Pembangunan permukiman Yahudi telah meningkat pesat di Tepi Barat - wilayah yang diperjuangkan warga Palestina untuk negara masa depan - sejak dimulainya perang Gaza, dan kekerasan juga meningkat di sana.
Dilansir Reuters, Rabu, 28 Mei, Jassem Ibrahim, 20 tahun, tewas ketika pasukan Israel menyerbu rumahnya di desa Jit setelah tengah malam, kata sepupunya, Ahmed al-Sedda.
BACA JUGA:
Penembakan terjadi setelah pasukan Israel membunuh seorang warga Palestina berusia 20 tahun selama penyerbuan di Jericho pada Selasa, kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan. Seorang pria Palestina lainnya tewas oleh pasukan Israel di kota Nablus pada hari Selasa, menurut kementerian kesehatan Palestina.
Militer Israel belum memberikan pernyataan terkait peristiwa penembakan di Tepi Barat.
Selama operasi militer selama berbulan-bulan di Tepi Barat, serangan pemukim meningkat terhadap desa-desa Palestina sementara pembangunan baru dipercepat di bawah pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.