Bagikan:

YOGYAKARTA - Pertanyaan "Siapa aku?" seringkali menghantui, dan memicu frustrasi, emosi, dan ketidakpastian arah. Untuk itu dibutuhkan sebuah metode human design. Lantas apa itu human design?

Melalui artikel kali ini, mari kita selami lebih jauh tentang Human Design, sebuah pendekatan revolusioner yang dapat menjadi kompas dalam perjalanan menemukan jati diri Anda.

Apa Itu Human Design?

Dilansir dari laman The Good Trade, human Design adalah salah satu sistem yang dapat membedakan diri diri sendiri dengan fokus pada siapa kita dilahirkan untuk menjadi (sebagaimana adanya diri Anda sejak lahir).

Human Design berbicara tentang esensi sejati manusia dan menunjukkan bagaimana kita dapat menjalani hidup sesuai dengan itu. Pada dasarnya konsep ini berarti menjalani hidup sebagai diri kita yang paling autentik.

Selain itu, human Design membantu kita memahami apa yang membedakan kita dari orang lain melalui peningkatan kejelasan dalam keputusan sehari-hari. Semua ini didasarkan pada bagan Human Design kita yang terbentuk pada saat kita dilahirkan.

Pada tahun 1987, seorang pria bernama Ra Uru Hu mengalami pertemuan dengan apa yang ia sebut "Sang Suara." Pengalaman itu berlangsung selama delapan hari dan delapan malam ketika sebuah suara mengungkapkan formula untuk Sistem Human Design.

Pengalaman Ra Uru Hu tersebut kemudian berhasil mengubah hidupnya selamanya. Ia membawa sejumlah besar informasi yang diterimanya ke masyarakat luas.

Baca juga artikel yang membahas Hadits Larangan Marah dan Kiat Meredakan Amarah Ala Nabi

Melalui pengalaman yang mengubah hidup ini, Hu menciptakan alat yang kompleks dan luas yang memanfaatkan cara unik kita hadir di dunia. Ia mempelajari bahwa manusia dapat melangkah ke tujuan hidup mereka melalui sistem ini. Dalam human design hal ini disebut "menjalani desain Anda."

"Sistem Human Design mensintesis aspek-aspek dari dua jenis ilmu pengetahuan: sistem observasi kuno Astrologi, I'Ching Tiongkok, Cakra Hindu-Brahmin dan Pohon Kehidupan dari tradisi Zhar/Kabbalah; dan disiplin ilmu kontemporer Mekanika Kuantum, Astronomi, Genetika, dan Biokimia," tulis Hu dalam The Definitive Book of Human Design: The Science of Differentiation.

Karena konsep human design berasal dari disiplin ilmu kuno dan modern, maka kemudian menjadi lebih kompleks. Namun, pada intinya, Human Design adalah sistem holistik yang menggunakan diferensiasi sebagai prinsip panduannya, sebuah proses untuk melepaskan diri dari apa yang dianggap masyarakat benar bagi kita dan sebaliknya, membangun kembali individualitas kita. Ini juga dikenal sebagai perwujudan.

Langkah-langkah Menemukan Human Design

Langkah pertama dalam perjalanan Human Design adalah melihat bagan Anda. Kemudian saat melihat bagan Anda, maka gunakan rincian di bawah ini sebagai cara untuk memahaminya:

  • Profil Anda: Kepribadian Anda.
  • Otoritas Anda: Bagaimana cara selalu selaras dengan keputusan yang tepat untuk Anda.
  • Tipe Energi Anda: Cara unik energi Anda mengalir.
  • Strategi Anda: Bagaimana Anda membuat sesuatu terjadi dengan paling mudah.
  • Bukan-Diri Anda (Pusat yang Tidak Terdefinisi): Bagian-bagian kosong dalam bagan Anda. Area ini memberi kita kompas tentang apa yang tidak selaras dengan kita atau apa yang dunia inginkan dari kita dibandingkan dengan siapa diri kita sebenarnya.
  • Bakat Anda: Hal-hal yang secara alami Anda sukai dan kuasai.

Kemudian jika bagan Anda terasa membingungkan, fokuslah pada tiga besar Anda yaitu: Profil, Otoritas, dan Tipe Energi. Fondasi ini akan menjadi kunci untuk menjadi ahli dalam bagan Anda. Setelah Anda memahami fondasi ini, selami Strategi Anda.

Selanjutnya adalah dengan menjelajahi Pusat Energi Bukan-Diri dan Saluran/Bakat Anda. Ini akan membantu memahami bagaimana Anda bekerja paling baik, peran yang Anda mainkan dalam hidup ini, dan bagaimana Anda belajar dan berkembang, bersama dengan bakat dan kekuatan bawaan.

Selain apa itu human design, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya! 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+