Bagikan:

JAKARTA - Polisi mengamankan 13 terduga anggota kelompok anarko saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Mereka disebut melakukan tindakan anarkis, salah satunya melempari pengguna jalan.

"Diamankan karena terlibat dalam tindakan anarkis, melawan perintah petugas, serta melempari pengguna jalan tol dengan batu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya dikutip Jumat, 2 Mei.

Aksi belasan anarko tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan. Dengan alasan tersebutlah kepolisian memutuskan untuk melakukan tindakan tegas berupa penangkapan.

"Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan membahayakan keselamatan masyarakat," ucapnya.

Dari belasan terduga anggota anarko tersebut, satu di antaranya merupakan perempuan. Namun, tak dirinci mengenai identitasnya. Ade hanya menyebut bila pihaknya tidak akan mentoleransi tindakan yang mengganggu keamanan.

"Aksi damai seharusnya menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, bukan untuk mengganggu ketertiban atau melukai orang lain," ungkap Ade.

Saat ini, belasan terduga anarko itu telah diamankan dan diperiksa secara intensif. Kendati demikian, tak disampaiakn secaraa gamblang mengenai hasil sementara.

"Semua penyusup anarkhis yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Metro Jaya," kata Ade.